Wisata di Jogja

10 Tempat Wisata di Jogja Dekat Malioboro

Jogja menyerahkan sebuah nuansa yang masih kental sampai saat ini. Daya tarik wisatanya juga tetap mempesona. Akibatnya masih tidak sedikit wisatawan yang datang ke Jogja, walaupun mungkin banyak sekali dari mereka pun sudah pernah datang sebelumnya.

Dilansir situs mc88bet salah satu area wisata Jogja yang tidak jarang kali ramai dikunjungi oleh wisatawan ialah kawasan Malioboro. Suasana Malioboro memang menjadikeadaan yang paling nyaman guna ditelusuri. Selain tersebut ada tidak sedikit sekali lokasi wisata di jogja dekat Malioboro yang dapat didatangi dengan gampang oleh semua wisatawan dengan becak, delman, atau bahkan jalan kaki.

Wisata di Jogja

Wisata di Jogja

  1. Tugu Jogja

Tugu Jogja adalah sebuah tugu di tengah jalan di dekat Malioboro yangmempunyai nama Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih. Tugu ini mempunyai potensi sejarah yang khas di Jogjakarta.

Walau tempatnya berada di tengah jalan raya, ada tidak sedikit wisatawan yang mengunjunginya guna sekadar berfoto, baik di siang hari maupun malam hari. Konon, tugu ini mempunyai sejarah yang panjang sampai akhirnya menjadi ikon kota Yogyakarta.

Tugu yang di bina pada 1755 ini usianya sudah paling tua. Dulu Pangeran Raden Mas Sujadan (Sultan Hamengkubuwono I) yang membina tugu ini sebagaiemblem persatuan guna melawan Belanda.

  1. Stasiun Tugu

Di samping Lempuyangan, Yogyakarta pun mempunyai stasiun yang khas,yakni Stasiun Tugu Jogja. Stasiun ini merupakan mula kedatanganbeberapa wisatawan. Dari stasiun inilah banyak sekali petualangan dimulai.

Wisatawan yang berasal dari stasiun tugu seringkali akan mengeksplorarea tugu dan Malioboro. Bahkan tidak sedikit juga yang menggali penginapan. Stasiun Tugu ini menjadi suatu lokasi mula kegiatan pariwisata.

Banyak pun wisatawan yang datang ke Stasiun Tugu walaupun mereka tidak menggunakan kemudahan kereta api dari sana. Tujuannya guna berfoto-foto.

  1. Jalan Malioboro

Jika mencari tempat wisata yang tidak jauh dari Malioboro, pasti saja jalan Malioboro tersebut sendiri ialah jawabannya. Di sana ada tidak sedikit sekali tempat wisata kuliner yang dapat dieksplor.

Ada tidak sedikit angkringan yang buka di malam hari, dan tidak jarang digunakan tidak sedikit anak muda guna nongkrong. Selain tersebut adatidak sedikit penginapan di dekat Malioboro yang menjadikan Malioborotempat yang padat dan mempunyai ciri khas.

Selain tersebut ada tidak sedikit pusat oleh-oleh di Malioboro yangdapat dikunjungi guna wisata belanja. Tentu Jalan Malioboro sekarang menjadi makin ramai sesudah pembenahan di sejumlah bulan terakhir.

  1. Titik Nol Kilometer

Jika berlangsung terus dari arah stasiun ke arah Malioboro, maka akandidatangi sebuah penanda Nol Kilometer Yogyakarta yang khas. Itulah Titik Nol Kilometer Jogja.

Di sana ada tidak sedikit bangunan kolonial belanda yang sering ditemui wisatawan guna sekadar berburu potret suasana Jogja. Bahkan area inipun ramai dikunjungi di malam hari.

Saat malam, ada tidak sedikit kegiatan yang dapat dilakukan. Salah satunya berkumpul dengan teman-teman sambil menyaksikan aksi maupun kesenian dari semua komunitas di Jogja. Jika penasaran, datang saja langsung ke sana.

  1. Benteng Vredeburg

Di selama Titik Nol Kilometer ada suatu bangunan kolonial yang besar dan memiliki karakteristik unik dari sisi bangunannya. Namanya ialah Benteng Vredeburg. Museum ini buka masing-masing hari kecuali hari senin.

Wisatawan dapat datang di siang hari ke tempat ini dan berfoto di depan benteng. Wisatawan juga dapat masuk ke dalamnya untuk menyaksikan museum Jogjakarta yang menyimpan tidak sedikit koleksi bersejarah.

Saat malam, ada tidak sedikit wisatawan yang datang pun ke sana untukmerasakan suasana malam Jogjakarta bersama tidak sedikit komunitas yangmelangsungkan pertunjukan seni.

  1. Kraton Yogyakarta

Siapa yang tidak tahu Kraton Yogyakarta? Hampir seluruh wisatawan yang datang ke Jogja tentu mampir ke sana. Kraton ini berada di sekitar Malioboro dan dapat ditempuh dengan jalan kaki.

Banyak wisatawan yang mampir ke sana dengan destinasi wisata. Biasanya wisatawan pun menunggu pementasan tari di dalam Kraton tersebut. Namuntidak sedikit juga yang melulu melihat-lihat seraya berfoto-foto.

Sebenarnya bangunan Kraton ini memang lama dan kuno. Namun kekunoan itulah yang malah menjadi pesona tersendiri untuk para wisatawan.

  1. Taman Sari

Salah satu komplek Kraton Jogja ialah Taman Sari Water Castle. Lokasi ini merupakan tempat mandi semua raja dan ratu dari Kraton Jogja di zaman dahulu.

Di zaman sekarang, tempat ini melulu dipergunakan sebagai wisata. Di sana ada empang renang yang adalah tempat mandi dan berenang raja dansemua ratunya.

Sementara itu, di unsur belakang Taman Sari, terdapat juga tidak sedikit bangunan tua yang unik untuk dipungut gambarnya.

Salah satunya ialah Masjid Bawah Tanah di Taman Sari yang begitu populer di media sosial. Di sana ada suatu tangga penghubung yang telah tuatetapi sangat eksotis guna berfoto-foto.

  1. Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul adalah alun-alun di sebelah unsur selatan Kraton yangpun sering dijadikan tempat wisata oleh semua wisatawan, terutamaketika malam hari.

Di sana ada tidak sedikit penjual makanan dan pun para pengusaha sewa sepeda hias yang dapat ditemui. Wisatawan dapat berwisata kuliner sambilmerasakan suasana malam Jogja.

Wisatawan juga dapat menyewa sekian banyak sepeda hias dalam berbagaiformat yang pun dihiasi dengan lampu-lampu. Banyak anak muda dan family yang datang ke sana untuk merasakan jajanan atau melulu sekadar nongkrong.

Di sana ada pun dua pohon beringin legendaris yang dapat dilewati dengan mata tertutup. Banyak wisatawan yang mencobanya juga.

  1. Alun-alun Utara

Sedikit bertolak belakang dengan alun-alun kidul, alun-alun unsur utara letaknya di sebelah unsur utara Keraton. Di sana tidak tidak sedikit wisatawan yang datang di malam hari sebab memang keadaan perkotaan lebih ramai di alun-alun kidul.

Namun, masing-masing perayaan Maulid Nabi, di alun-alun unsur utara adapesta rakyat yang dapat didatangi semua wisatawan. Biasanya di hari-hari tertentu ada pun pasar malam yang meriah.

Wisatawan dapat mampir ke alun-alun utara guna menikmati sekian banyak wisata kuliner dan permainan pasar malam yang hanya dilangsungkan satu kali dalam setahun itu.

Saat pagi hari, alun-alun ini tidak jarang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar guna berolahraga. Terutama guna sekolah-sekolah yang tempatnya tidak jauh dari alun-alun.

  1. Pasar Beringharjo

Tertarik dengan wisata belanja? Di selama Malioboro ada suatu pasar kuno yang namanya ialah Pasar Beringharjo. Pasar ini terdapat di sepanjang Jalan Malioboro.

Banyak wisatawan yang berbelok ke pasar itu dan melakukan pembelian barang segala macam ole-oleh. Ada pun wisatawan yang mampir melulu untuk sarapan atau santap siang. Tentu saja harga makanan di sini jauh lebih murah daripada di angkringan.

Pasar ini dapat didatangi dengan berlangsung kaki. Namun dapat jugaditemui dengan becak atau delman. Wisatawan bisa melakukan pembelian barang sepuasnya di sana.

Join the discussion...

Your email address will not be published. Required fields are marked *